Tazkirah Ringkas : Dosa Melakukan Maksiat Secara Terbuka

Dosa Melakukan Maksiat Secara Terbuka

 

Rasulullah SAW pernah bersabda dalam sebuah hadis yang berbunyi:

 

كُلُّ أَمَّتِى مُعَافًى إِلاَّ الْمُجَاهِرِينَ ، وَإِنَّ مِنَ الْمَجَانَةِ أَنْ يَعْمَلَ الرَّجُلُ بِاللَّيْلِ عَمَلاً ، ثُمَّ يُصْبِحَ وَقَدْ سَتَرَهُ اللَّهُ ، فَيَقُولَ يَا فُلاَنُ عَمِلْتُ الْبَارِحَةَ كَذَا وَكَذَا ، وَقَدْ بَاتَ يَسْتُرُهُ رَبُّهُ وَيُصْبِحُ يَكْشِفُ سِتْرَ اللهِ عَنْهُ

 

Terjemahan Hadis:

“Semua umatku (akan) dimaafkan oleh Allah SWT melainkan mereka yang berterang-terangan! Sesungguhnya orang-orang yang berterang-terangan ialah apabila ia melakukan suatu kesalahan (dosa) pada waktu malam, lalu Allah menutup keaibannya di waktu pagi, tetapi orang itu memberitahu kepada orang lain dengan berkata: “Wahai fulan, aku telah melakukan dosa pada malam tadi sekian-sekian”, sedangkan Tuhannya (Allah) telah menutup keaiban dan dosanya, tetapi orang itu membukakan keaibannya sendiri di waktu pagi yang Allah telah menuntupnya.”

 

(Hadis Riwayat Imam Muslim & Muslim)

 

 

Beberapa pengajaran penting:

 

Seburuk-buruk manusia adalah orang yang tidak ada sedikitpun perasaan malu di dalam dirinya apabila melakukan maksiat secara terang-terangan tanpa mengambil peduli pandangan masyarakat di sekelilingnya.  Lebih buruk lagi, orang ini pula sanggup menceritakan keaiban dosanya kepada teman-temannya yang lain, padahal Allah telahpun menutup segala keaibannya sebelum itu!.  Orang ini seolah-olah bangga dengan maksiat yang telah dilakukan dengan mengatakan “ Jika aku tidak takut (berbuat dosa) dengan Allah, mengapa pula aku perlu takut (menceritakannya) kepada manusia!”, akhirnya orang ini dibimbangi gagal untuk meraih keampunan daripada Allah SWT di atas perbuatannya itu.

 

 

Sebaliknya orang-orang yang lemah imannya, sering kalah dengan pujukan dan rayuan nafsu syaitan ketika melakukan maksiat, hendaklah sentiasa bertaubat kepada Allah SWT dengan bersungguh-sungguh, berusaha menghindarkan dirinya daripada melakukan dosa serta tidak menceritakan keaiban dosanya kepada orang lain.  Mudah-mudahan orang-orang seperti ini akan mendapat keampunan daripada Allah SWT serta ditutup keaibannya di hari akhirat kelak, insyaAllah.

 

 

Sekian

 

Dikeluarkan oleh Pejabat Imam

Tazkirah Jumaat 23 Disember 2016 / 23 Rabiulawal 1438H